Jumat, 20 Agustus 2010

scene #8 Sepotong Puisi dari Selembar Media Cetak

Berikut sepotong kata-kata yang saya petik dari sebuah puisi dari suatu media cetak dengan edisi yang saya lupa entah kapan, yang bahkan penulisnya pun saya lupa siapa

kepada penulis yang bersangkutan,saya mengucapkan maaf sebesar-besarnya, sekaligus memohon izin untuk mengangkat sebagian tulisan anda ke blog saya

Kata-katanya bagus sekali,dan berhasil merepresentasikan perasaan si penulis dengan baik

dan mungkin merepresentasikan perasaan saya juga pada waktu membacanya,karenanya saya tertarik untuk memetik kata-kata ini

berbunyi dan terangkai dengan indah:


"...karena bumi yang sederhana sabar
memberi dan menerima
aku menginginkanmu
tanpa bertanya semustahil apa cinta kita..."



hehehe
menarik ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar